-MY DREAM IDOL-

annyong chinguuu…
berhubung post yang kemaren udah lumayan lama jadi gue bikin lagi supaya dapet halaman depan.

kita admin dari blog TS Island Wanna Be punya rencana buat anak-anak KBS…
Jadi kita bikin semacam kumpulan-kumpulan cerita pendek..
yang kita beri nama


“MY DREAM IDOL”

pastikan kita punya khayalan tentang idola kita (hanya satu orang). misalnya saja khayalan bila kita menjadi kekasihnya atau sahabatnya. tapi, dalam bentuk cerita pendek.


SYARATNYA


1. cerita minimal 2 kertas hvs A4 maksimal 10 lembar font times new roman, font size 12, spasi 1,5. boleh mengirimkan 2 karya.
2. cerita tidak boleh vulgar en menjelekkan idola yang lain.
3. khayalan cerita masih di anggap standar INTERNASIONAL.
4. dikirim paling lambat tanggal 5 juni 2009
5. naskah dikirim ke korea_kita@yahoo.co.id dengan subject My Dream Idol…lalu tulis nama kamu dan nama idola.
contoh:
nama : Lee Yoorhim
nama idola : Super Junior – Hankyung
6. HANYA UNTUK ANAK KBS!!
7. karya yang sudah masuk sudah menjadi hak milik blog ini dan mungkin akan kita sedikit-banyak diubah tulisanya (tetapi tetap dalam jalur khayalan kalian).
8. Bahasa yang digunakan harus baku karena akan dikirim ke KBS.
9. disertai foto pengirim.

kami mohon banget untuk partisipasi anak-anak KBS World Radio sesi bahasa Indonesia..
karya-karya yang masuk akan kita revisi ulang dan kita kumpulkan untuk dikirim ke KBS sebagai hadiah ulang tahun tanggal 2 Juni nanti.


Lalu kami juga ingin meminta partisipasi anak-anak KBS tentang kesan dan pesan kalian untuk KBS World Radio sesi bahasa indonesia.
masih dalam bentuk cerita pendek. gak usah banyak-banyak syaratnya hampir sama dengan My Dream Idol. jangan lupa memasukkan nama penyiar yang paling kalian sukai dan alasannya.
contoh:
nama : Lee Yoorhim
nama penyiar : Kak Park
alasan saya menyukai kak Park karena…..


cara kirimnya :
email ke korea_kita@yahoo.co.id
subject

KBS DI HATIKU


kami dari admin blog TS Island Wanna Be mohon banget kerjasamanya dan partisipasinya…
tapi, jangan ada yang posting di BLK..soalnya ini buat surprise ultah KBS…

informasi lebih lanjut hubungi admin:
1. Lee Na (Triana) : 0857 16005781
2. Lee Yoo Rhim (Annisa) : 0856 95786373
3. Lee Seung Yoon (Ami) : 0857 19807843

Contoh Cerita

Yoochun Oppa

Rasanya baru kemarin aku melihatnya. Sekarang setelah ia di rekomendasikan oleh seseorang, ia menjadi orang yang berbeda. Tanpa mengatakan apa-apa ia pergi meninggalkanku sendiri. Padahal sebelum ia seperti ini akulah yang selalu ada di sampingnya. Selalu mendampingi, dan selalu mendukungnya. Tapi, sekarang dia telah pergi. Aku hanya bisa menatapnya dari layar kaca yang sedang kupantau di sebuah café.
“Kami, sangat berterima kasih karena telah mendukung kami.” Itulah suaranya yang selalu berkoar-koar di layar kaca bersama keempat temannya yang ikut tergabung.
Di hape ini hanya ada foto pertama dan foto terakhir kami berdua. Semua foto yang ada di hapeku telah ku hapus, bahkan yang ada di dalam computer maupun yang sudah tercetak. Hanya ini foto kenanganku bersamanya. Setiap aku melihatnya rasanya aku sangat bahagia. Aku memang bahagia melihat dia telah menjadi seorang yang hebat dan sukses. Tapi, bukan berarti dia harus melupakanku bukan.
Bingkisan di sebelahku seakan-akan sudah mongering karena tak pernah bisa aku memberikan kepada pemiliknya. Ya, itu adalah hadiah yang telah kusiapkan sejak lama sebelum ia pergi. Hadiah sebagai peringatan tiga tahun kami jadian tetapi, ia sudah pergi sejak 6 tahun yang lalu. Sepertinya, dia sudah melupakannya. Sehingga bingkisan berwarna merah itu tak pernah bisa aku berikan kepada yang punya.
Oh, sudah berapa lama aku berada disini? Berada di sebuah sungai yang ada di tengah-tengah kota. Tempat pertama kami bertemu dan tempat pertama ia mengutarakan perasaannya kepadaku.
Drrtt…drrtt…hape ku bergetar.
“Yoboseyo…” sapaku.
“Yoo Rhim, dimana kau?? Kami membutuhkanmu disini.”
“Mian he onni…aku akan segera kesana secepatnya.”
Dengan terburu-buru aku segera pergi, tak lupa bingkisan yang bawahnya sudah dingin karena aku taruh di atas salju. Sekarang sedang musim dingin di Korea. Setiap jalanan telah tertutup salju. Bahkan sepertinya sekarang sudah mulai turun salju kembali dengan agak deras.
“Haduuh…” ringisku.
Saat menaiki tangga ada seorang lelaki memakai baju hangat yang panjangnya sampai dengkul dan memakai masker serta kacamata menabarakku hingga bingkisan yang aku pegang terjatuh.
“Mian haeyo.” Hanya itu dan ia pergi dengan membawa bingkisan yang sama persis dengan punyaku.
Sampai di tempat aku langsung membantu onni., sudah hampir 20 tahun keluargaku membangun sebuah restoran di Seoul, Korea. Sedangkan aku tinggal di Korea sejak10 tahun yang lalu karena selama ini aku besar dan tinggal di Singapura. Saat aku tersesat karena baru pertama kali. Sejak itulah aku bertemu dengan seorang lelaki yang membantuku. Dialah Yoochun oppa. Seorang lelaki yang sangat kucintai. Sekarang ia sudah menjadi seorang penyanyi dari sebuah boyband yang sangat terkenal di Korea selatan. Yaitu, DongBangShinKi. Aku tidak menyangkal bahwa para personilnya memang sangat tampan. Pantas saja banyak sekali kaum hawa yang menggilai mereka.

Malamnya aku baru selesai membantu onni di restoran. Akupun bergegas kembali ke kontrakanku yang telah aku huni bersama kedua orang temanku Oiya, hanya kedua orang temanku itu yang tahu bahwa aku pernah menajdi kekasih dari oppa. Mereka berdua adalah sahabat terbaikku.
Kami bertiga sedang menonton sebuah drama series yang ditayangkan di slaah satu stasiun tv tersebsar di Korea Selatan. Tidak aneh saat iklan yang muncul adalah oppa dan teman-temannya. Kedua temanku yaitu Lee Seung Ra dan Jung Hyun Cha.
“Gwaenchan nayo.” Kataku kepada mereka.
Aku teringat dengan bingkisanku. Tadi, setelah terjatuh sepertinya kertasnya ada yang sobek. Buru-buru aku mengambil bingkisan itu dan membuka isinya. Loh, apa ini?? Mengapa isinya selembar sweater hangat berwarna Hijau?? Rasanya kalo aku belum hilang ingatan isi bingkisan yang telah aku siapkan adalah sebuah topi rajutan dan syal. Mengapa isinya bisa berubah.
“Ash!!!!” jangan-jangan karena tertukar saat terjatuh tadi.
Bagaimana ini??? Hadiah itu sangat berharga untukku. Hanya itu kenanganku satu-satunya yang dapat kuberikan pada oppa.

Di tempat lain.
“Kenapa bisa salah??” tanya Yunho.
“Aku mana tahu!!” Yoochun melihat isi bingkisan itu. Di dalamnya ada sebuah kartu ucapan.

Oppa, ini adalah hari jadi kita yang ke 3 tahun. Aku harap kau mau menerima hadiah sederhana ini. Semoga saja kau senang dengan hadiah ini. Jangan lupa di pakai ya oppa. karena musim dingin ini lebih dingin.

Sarang hae Yoochun oppa…
Lee Yoo Rhim

Yoochun memutar otaknya. Sepertinya ia mengenal nama ini. Tetapi siapa dan dimana ia mengenalnya??? Seketika terbesit sebuah bayangan di pikirannya. Ada seorang wanita yang sedang tertawa dan tersenyum di hadapannya.
“Oppa, sarang hae!” gadis itu berteriak dengan senyuman yang sangat indah.
“Arrrgghhh!!!!!!!!” Yoochun memegang kepalanya yang tiba-tiba sakit.
“Micky. Ada apa??” dengan cepat yunho menahan tubuh Yoochun yang hampir jatuh.
“Arrgghh!!!” lagi-lagi Yoochun merintih kesakitan.
“Ada apa ini??” tanya Jaejoong yang kaget melihat Yunho sedang kesulitan dengan Yoochun.
“Telepon dokter. Junsu, Changmin Bantu aku mengangkat Yoochun ke kamar!!” perintah Yunho.
“Baik!!”
Dalam pandangan Yoochun semuanya menjadi gelap. Ia bermimpi. Bermimpi aneh.
Ia bermimpi sedang melihat dirinya bersama seorang gadis. Mereka berdua tertawa dan sangat bahagia. Kelihatan sekali bahwa lelaki itu sangat mencintai gadisnya. Semua itu terlihat dari mata sang lelaki dan gadis itu sangat bahagia.
“Oppa. saranghaeeee!!!”
“Yoo Rhim sarang haeeeeyooo!!!!
“Aaaaahhh……..” Yoochun terbangun dengan keadaan tubuh basah karena keringat.
“Yoochun. Kau tidak apa-apa??” tanya Jaejoong yang berada di samping Yoochun.
“Haaaa…hhahaaahahahaaaaah…” Yoochun mengatur napasnya.
“Ini.” Changmin menyodorkan segelas air ke Yoochun dan dibantu oleh Jaejoong.
“Ottoke??” tanya Junsu.
“Aku…gadis itu…Yoo Rhim!!!” kata Yoochun terbata-bata.
“Yoo Rhim??” Yunho benar-benar bingung dengan kata-kata yang keluar dari Yoochun.
“Yoo Rhim…gadis itu…iya, gadis itu…aku harus menemuinya!!” Yoochun bangkit dari tempat tidurnya. Tetapi, karena keadaannya yang tidak sehat saat berdiri ia langsung terjatuh.
“Yoochun!!!!” Junsu segera membantu Yoochun.
“Lepaskan!! Aku harus menemui gadis itu!!!” Yoochun menangkis uluran tangan Junsu.
“Tapi, tidak dengan keadaan yang seperti ini!!!” tiba-tiba manajer datang.
“Aku harus bertemu dengannya!!” Yoochun sangat memaksa.
“Kau tetap ada disini hingga keadaan mu pulih!! Jangan membantah!!” setelah itu Manajer itu pergi.
Dengan bantuan Junsu dan Changmin, Yoochun kembali ke tempat tidur dengan muka yang ditekuk. Ia benar-benar kesal. Mengapa manajernya tidak membolehkan ia pergi?
“Lebih baik kau minum obat yang diberikan oleh dokter.” Jaejoong menyodorkan dua butir obat berwarna putih.
Yoochun meminum obat itu, setelah meminum obat ia langsung tertidur pulas. Sementara Yoochun tertidur pulas. Jaejoong, Yunho, Changmin, dan Junsu berkumpul di ruang tengah untuk membicarakan persoalan tentang Yoochun.
“Apa ada yang tahu tentang gadis yang bernama Yoo Rhim ini??” tanya Yunho.
Semuanya menggeleng.
“Mungkinkah dia adalah mantan kekasih Yoochun?” tebak Jaejoong.
“Mungkin!” sahut Changmin.
“Tetapi, semenjak kecelakaan di Jepang saat itu. Mungkinkah ia masih ingat??” kata Junsu.
“Apa jangan-jangan ingatan dia sudah mulai kembali??” tanya Changmin.
“Kalau ia memang sudah mulai mengingat. Pasti ada sesuatu yang bisa membuat dia ingat.” Ujar Changmin.
“Aah, aku ingat. Kalau tidak salah bingkisan itu, iya bingkisan itu. Bingkisan yang seharusnya untuk manajer tertukar. Lalu, saat ia membuka bingkisan itu ia seperti membaca sesuatu dan ia menjadi seperti ini.” Kata Yunho.
Dengan cepat mereka berempat menghampiri bingkisan itu dan merogoh-rogoh ke dalam bingkisan itu. Tanpa sengaja Changmin menemukan kartu ucapan di sebelah bingkisan itu.
“Apa ini?” tanyanya.
“Mungkin itu.” Changmin menyerahkannya kepada Jaejoong.
Setelah membaca pikiran mereka seperti mengerti apa yang sedang terjadi. Saat sednag berpikir tiba-tiba saja handphone Yoochun berdering. Dengan segera Yunho mengangkatnya.
“Yoboseyo..” sapa orang yang menelepon.
“Yoboseyo…” sahut Yunho.
“Maaf, nama saya Lee Yoo Rhim. Sepertinya bingkisan kita tertukar saat di sungai. Saya mendapatkan nomor ini dari dalam bingkisan yang tertukar.”
“Yoo Rhim??” tanya Yunho.
“Iya, saya Yoo Rhim.”
“Bisakah kita bertemu. Tentu saja untuk menukar bingkisan ini.”
“Bisa…” jawab Yoo Rhim dengan nada bingung.
“Bagus..”

Aku duduk di salah satu sudut restoran. Aneh sekali orang tadi menyuruhku menunggu di salah satu restoran yang terbilang sangat mewah. Apalagi saat masuk. aku merasa dilayani karena sepertinya orang itu telah memesan tempat. aku mengesap kopiku dengan perlahan. Rasanya bangku ini membuatku enggan untuk pergi kemana-mana.
Sambil menunggu aku melihat sekeliling restoran. Oooh, apakah itu Rain?? Ya, ampun ternyata sekarang aku sedang berada di salah satu restoran yang sering di datangi oleh artis. Gosh!! Tidak sembarang orang yang bisa datang kesini. Siapa orang yang telah menyuruhku datang kemari???
Ya Tuhan!!! Mimpi apa aku semalam?? Ada empat makhluk tampan berjalan ke arahku. Sepertinya aku mengenali mereka.
“Lee Yoo Rhim??” tanya salah satunya.
“Ya,” jawabku gugup.
“Yunho…” Yuhno menjabat tangan ku.
“Changmin.”
“Junsu.”
“Jaejoong.”
God, siapa yang tidak mengenal mereka. Mereka adalah Dongbangshinki yang terkenal itu. Lalu, mengapa ia tahu namaku.
“Apakah ini milikmu??” tanya Yunho oppa sambil menaruh bingkisan merah tepat di hadapanku.
“Iya, mengapa bisa bersama kalian??” tanyaku heran.
“Sebelumnya kami ingin meminta maaf karena telah membuka bingkisan itu. Tapi, apa maksud dari…” sebelum Jaejoong oppa melanjutkan berbicara aku sudah menyela bicara.
“Ini adalah hadiahku untuk oppa dua tahun yang lalu. Sebenarnya hadiah ini sebagai tanda jadi kami yang ke 3 tahun.”
“Jadi, benar kau adalah kekasih dari Yoochun?” tanya Changmin oppa.
“Tadinya, sekarang sudah bukan. Aku hanya menginginkan bingkisan ini kembali. Ini aku kembalikan bingkisan yang telah tertukar.” Jujur hatiku sangat sakit bila ada yang meneybut kata Yoochun. Aku sudah berjalan keluar dari restoran tersebut kalau bukan tertahan dengan genggaman tangan Yunho oppa yang memintaku untuk duduk.
“Aku sudah tidak mau mendengar apa-apa tentangnya!! Aku sudah sangat sakit hati karena ia meninggalkanku sendiri. Sudah cukup.” Ujarku penuh emosi.
“Ada yang harus kami sampaikan kepadamu.” Kata Junsu oppa.
“Cepatlah!” bentakku.

“Yoochun…cepaaatt!!! Acaranya sudah akan dimulai!!” teriak Junsu pada Yoochun yang sedang merapikan bajunya.
Malam ini Dongbangshinki atau yang lebih di kenal di jepang dengan sebutan Tohoshinki akan konser di pusat kota Tokyo, Jepang.
“Iya, sebentar!” saat Yoochun akan berjalan tiba-tiba tubuhnya goyah dan jatuh kebelakang. Ia jatuh dengan kepala bagian belakang menyentuh lantai dengan sangat keras. Seketika Yoochun pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.
“Kau sudah sadar??” tanya Yunho.
“Aahh… Aku dimana? Apa yang terjadi?” tanya Yoochun sambil memegangi kepalanya yang sakit.
“Kau terjatuh dan kepalamu terbentur dengan sangat keras.” Jelas manajer.
“Lalu, kalian siapa??” tanya Yoochun.
“Apaa maksudmu Yoochun?? Kau jangan bercanda.” Kata Jaejoong.
“Aku serius. Kalian siapa?? Dan siapa aku?? Mengapa aku tidak dapat mengingat semuanya??”
Yoochun kehilangan ingatannya !!!

“Begitulah ceritanya.” Jelas Yunho oppa.
Aku tidak percaya, “mengapa aku tidak pernah tahu. Dan sepertinya public juga tidak tahu.”
“Karena kejadian ini sangat ditutup rapat oleh pihak management. Tapi, kami benar-benar tidak tahu bahwa Yoochun memiliki kekasih.” Sesal Changmin oppa.
Air mataku sudah berlinang. Selama ini aku telah salah menilai oppa.aku benar-benar merasa bersalah telah berprasangka buruk terhadapnya. Aku tidak dapat menahan tangisku. Mengapa ini bisa terjadi?? Mengapa harus menimpa dirinya.
“Kami benar-benar minta maaf!!” ujar Junsu oppa.
“Sekarang sebaiknya kau ikut kami. Karena sepertinya Yoochun sudah mulai mengingat sesuatu.” Kata Jaejoong oppa.
“Baiklah.” Tanpa ada kata-kata yang keluar aku ikut bersama mereka berempat. Pikiranku saat ini hanya tertuju pada Yoochun oppa. lelaki yang sangat kucintai dan kusayangi. Bagaimana keadaannya sekarang. Aku sangat merindukannya. Walapun aku tegar di hadapan teman-temanku. Jauh di dalam lubuk hatiku, aku merindukan dirinya. Sangat merindukannya.
Sesampainya di tempat tinggal Dongbangshinki tepatnya langsung ke kamar mereka. Aku melihat Yoochun oppa sedang terbaring lemah. Perlahan aku menyentuh wajahnya. Rasanya sudah lama sekali aku tidak menyentuh wajah ini. Dia sudah bertambah tampan.
“Yoo Rhim…mian he…mian he…” Yoochun oppa mengiggau menyebut namaku.
“Iya, oppa. aku sudah memaafkanmu. Sekarang aku disini oppa. buka mata mu.” Air mataku kembali berlinang. Betapa aku benar-benar merindukannya.
Perlahan kelopak mata Yoochun oppa terbuka.
“Oppa.” panggilku.
“Yoo Rhim?”
Aku tersenyum sambil mengangguk, “aku disini oppa.” kataku.
Dalam sekejap tubuhku sudah berada di pelukan Yoochun oppa. hangat, hangat sekali rasanya.
“Mian he Yoo Rhim…maafkan aku…aku mencintaimu.” Kata oppa yang mebuat air mataku terus mengalir.
Pelukan hangat yang sangat aku rindukan telah kembali kepadaku. Oppa aku benar-benar sangat mencintaimu.
“Aku juga oppa. aku merindukanmu.” Kataku.
“Aku berjanji tidak akan pernah melepasmu. Aku akan selalu ada di sisimu.” Janjinya kepadaku.
“Tentu saja oppa. aku juga akan selalu mendampingimu.”
“Maafkan aku yang sudah melupakanmu selama ini.”
Aku melepaskan pelukannya dan menyentuh bibirnya dengan jari telunjukku.
“Sshht, kita lupakan yang lalu. Sekarang yang paling penting adalah kesembuhanmu.”
“Aku mencintaimu.”
“Saranghannikka.”
Yoochun oppa kembali memelukku. Ya, Tuhan terima kasih engaku telah mengembalikannya kembali ke sisi ku. Oppa, akhirnya aku bisa kembali menyembuhkan rasa sakit ini. Aku sangat mencintaimu oppa. Sangat.

Seoul, Korea
September 20 2008

cerita diatas sekitar 9 lembar hvs…

beginilah ceritanya…
pasti kalian punya yang lebih oke lagi…jadi buruan kirim…jangan sampe telat…
kalau kalian emang pendengar sejati KBS World radio kalian enggak bakal nyia-nyiain ini…
kita emang gak nyiapin hadiah apa-apa…tapi buat KBS maukan kalian ikutan….
pokoknya cerita yang masuk bakal di revisi en kita kumpulin dalam bentuk hard cover atau buku sekalian buat dikirim ke KBS…
inget looh…ini buat ulang tahun KBS…kan gak lucu kita mulu yang dapet hadiah….
ikutan ya okee…

kamsahamnida~

One response to this post.

  1. Posted by Rani Siswanti on 25 May 2009 at 7:04 am

    ahhhh tidakkkk…..T_T knapa yoochun oppa q sich yg jadi contoh….>.<
    yahhh sesama yoochun lover gpp deh^_^

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: